Mahyeldi Ansharullah instruksikan pembentukan gugus tugas penanganan wabah PMK.Hal ini dilakukan dalam rangka menanggapi merebaknya kasus..." /> Mahyeldi Ansharullah instruksikan pembentukan gugus tugas penanganan wabah PMK.Hal ini dilakukan dalam rangka menanggapi merebaknya kasus..." />

    Atasi Wabah PMK, Gubernur Mahyeldi Instruksikan Pembentukan Unit Respon Cepat

    Atasi Wabah PMK, Gubernur Mahyeldi Instruksikan Pembentukan Unit Respon Cepat

    SUMBAR, - Guna mengantisipasi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Gubernur Sumbar, Mahyeldi-Ansharullah">Mahyeldi Ansharullah instruksikan pembentukan gugus tugas penanganan wabah PMK.

    Hal ini dilakukan dalam rangka menanggapi merebaknya kasus klinis penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di beberapa provinsi di Pulau Jawa maupun Sumatera.

    Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi mengatakan dirinya telag menginstruksikan langkah antisipasi guna menangkal penyebaran penyakit mulut dan kuku di wilayah Sumatera Barat.

    Melalui Surat Edaran No: 559/ED/GSB 2022, Gubernur Sumbar meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk segera membentuk gugus tugas penanganan wabah PMK, disertai optimalisai peran pejabat otoritas veterniter dan dokter hewan lewat unit respon cepat pengendalian penyakit mulut dan kuku.

    "Menetapkan Pejabat Otoritas Veteriner dan Dokter Hewan Berwenang yang bertanggung jawab dan memiliki kompetensi dalam penyelenggaraan Kesehatan hewan (bagi yang belum) dan mengoptimalkan peran Pejabat otoritas Veteriner dalam melakukan penangulanggan dan pengendalian PMK, " kata Mahyeldi melalui Edaran Gubernur tersebut.

    Ia menjelaskan bahwa jika ditemukan kasus terkonfirmasi penyakit mulut dan uku pada hewan di Wilayah Sumatera Barat maka masyarakat diminta untuk membuat laporan tertulis kepada Gubernur untuk selanjutnya disampaikan kepada Menteri Pertanian.

    Sebelumnya, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar lakukan koordinasi dengan Polda Sumbar terkait ditemukannya 4 ekor sapi yang terserang penyakit kuku dan mulut (PMK) di daerah Kabupaten Sijunjung beberapa waktu lalu.

    Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, drh. Erinaldi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Polda Sumbar untuk melakukan pengetatan arus lalu lintas sapi yang datang dari luar Provinsi Sumbar.

    "Seluruh kendaraan yang membawa ternak akan di periksa dan di tanya kelengkapan surat asal ternak, " katanya.

    Ia menjelaskan terkait pemeriksaan tersebut maka akan dilakukan di delapan titik pintu masuk Sumbar, seperti di Rao, Pasaman, Rimbo Data, Payakumbuh, dan di Gunung Medan, Dharmasraya

    "PMK sendiri merupakan penyakit hewan yang disebabkan oleh Apthovirus yang pada umumnya penyakit ini menyerang hewan berkuku genap atau belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba, babi, dan beberapa jenis hewan liar seperti jerapah dan gajah, " ujarnya.(**)

    Afrizal

    Afrizal

    Artikel Sebelumnya

    Bank Nagari Ungkap Modus Skimming yang Kuras...

    Artikel Berikutnya

    Gubernur Sumbar Perintahkan Seluruh Daerah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi verified

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 185

    Postingan Tahun ini: 716

    Registered: May 25, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 178

    Postingan Tahun ini: 965

    Registered: Nov 21, 2020

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 138

    Postingan Tahun ini: 234

    Registered: Mar 10, 2022

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 97

    Postingan Tahun ini: 329

    Registered: Oct 11, 2021

    Profle

    Narsono Son verified

    Prajurit TNI Kodim Klaten dan Warga Nanggulan Turunkan Material Dengan Strategi Tempur
    TMMD Reguler 113 Tahun 2022 Gunakan Alat Berat Untuk Efisiensi Tenaga Manusia
    Jaga Budaya Leluhur, Babinsa Sukoharjo Kawal Kirab Dan Jamasan Pusaka
    Alat Seadanya, Warga Nanggulan di Bantu Prajurit TNI Kodim Klaten Siapkan Ini  

    Follow Us

    Recommended Posts

    Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang di 10 Lokasi di Kota Padang
    UIN Imam Bonjol Padang Jalin Kerja Sama dengan UIN Alauddin Makassar
    6 CPNS Pemprov Sumbar Mengundurkan Diri, Ini Sanksi yang Akan Diberikan
    Gubernur Mahyeldi Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Buya Syafii
    Tiga Peserta Lolos Seleksi Calon Sekda Padang